Rizaldy D. Priambodo Terima Kunjungan DPRD Bogor Bahas Infrastruktur Berkelanjutan dan Lingkungan

Kamis, 12 Februari 2026 | 11:48:41 WIB
Rizaldy D. Priambodo Terima Kunjungan DPRD Bogor Bahas Infrastruktur Berkelanjutan dan Lingkungan

JAKARTA - Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat, Rizaldy D. Priambodo, menerima kunjungan kerja dari Komisi III dan Komisi IV DPRD Kota Bogor di Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, dalam rangka memperkuat koordinasi serta membahas berbagai isu strategis terkait pembangunan infrastruktur dan pengelolaan lingkungan hidup di Kota Bogor. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Kunjungan kerja tersebut berlangsung dalam suasana dialog yang terbuka dan konstruktif. Rombongan DPRD Kota Bogor memaparkan sejumlah persoalan aktual yang dihadapi di wilayahnya, terutama terkait kebutuhan pembangunan infrastruktur perkotaan yang semakin meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. Di sisi lain, aspek kelestarian lingkungan juga menjadi perhatian utama, mengingat Kota Bogor memiliki karakter geografis dan ekologis yang memerlukan penanganan khusus.

Sinergi Lintas Daerah untuk Pembangunan Berkelanjutan

Dalam pertemuan itu, Rizaldy D. Priambodo menyambut baik kunjungan kerja DPRD Kota Bogor. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi merupakan kunci dalam merancang dan melaksanakan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan fisik, tetapi juga memperhatikan keseimbangan lingkungan.

“Pembangunan infrastruktur tidak bisa dilepaskan dari aspek lingkungan hidup. Perlu ada perencanaan yang matang agar pembangunan tidak menimbulkan dampak negatif di kemudian hari,” ujar Rizaldy.

Menurutnya, pembangunan yang tidak terencana dengan baik berpotensi menimbulkan berbagai persoalan, seperti banjir, kerusakan lingkungan, hingga menurunnya kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, setiap program pembangunan harus dirancang secara komprehensif, dengan mempertimbangkan daya dukung lingkungan, kondisi sosial, serta kebutuhan jangka panjang.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas daerah, mengingat persoalan lingkungan dan infrastruktur di Kota Bogor tidak berdiri sendiri. Banyak aspek yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebijakan di tingkat provinsi, sehingga diperlukan komunikasi intensif agar kebijakan yang diambil dapat saling mendukung dan tidak saling bertentangan.

Fokus pada Infrastruktur Perkotaan dan Lingkungan Hidup

Dalam pemaparan yang disampaikan oleh perwakilan DPRD Kota Bogor, dijelaskan bahwa pengembangan infrastruktur perkotaan saat ini dihadapkan pada tantangan yang cukup kompleks. Pertumbuhan kawasan permukiman, peningkatan volume kendaraan, serta kebutuhan layanan publik yang semakin tinggi menuntut adanya pembangunan infrastruktur yang memadai, mulai dari jalan, drainase, hingga fasilitas pengelolaan sampah.

Namun, pembangunan tersebut harus tetap sejalan dengan prinsip pelestarian lingkungan. Kota Bogor dikenal sebagai wilayah dengan curah hujan tinggi dan kondisi topografi yang beragam, sehingga penataan drainase dan tata ruang menjadi sangat krusial. Kesalahan dalam perencanaan dapat berdampak langsung pada meningkatnya risiko banjir dan longsor.

Selain itu, persoalan pengelolaan sampah juga menjadi perhatian serius. Seiring meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi, volume sampah yang dihasilkan pun semakin besar. Tanpa sistem pengelolaan yang baik dan berkelanjutan, sampah dapat menjadi sumber pencemaran lingkungan dan menurunkan kualitas kesehatan masyarakat.

Koordinasi Kebijakan untuk Penanganan Persoalan Strategis

Rizaldy menilai bahwa koordinasi kebijakan antara DPRD Kota Bogor dan DPRD Jawa Barat sangat diperlukan untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif. Ia menegaskan bahwa beberapa persoalan yang dihadapi Kota Bogor memerlukan dukungan kebijakan dan anggaran dari tingkat provinsi.

Ia juga mendorong agar hasil konsultasi ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program konkret yang terintegrasi. Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan tidak hanya bersifat normatif, tetapi benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sementara itu, perwakilan DPRD Kota Bogor menyampaikan harapan agar pertemuan ini dapat menjadi dasar dalam menyusun kebijakan serta program pembangunan yang lebih terarah. Fokus utama diarahkan pada penanganan drainase, pengelolaan sampah, serta penataan kawasan perkotaan agar lebih tertib, nyaman, dan ramah lingkungan.

Mereka menilai bahwa dukungan dan masukan dari DPRD Jawa Barat sangat penting, terutama dalam hal sinkronisasi regulasi dan penguatan program pembangunan lintas wilayah. Dengan adanya koordinasi yang baik, diharapkan berbagai persoalan dapat ditangani secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Diskusi Konstruktif dan Pertukaran Pengalaman

Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi yang konstruktif. Kedua belah pihak saling bertukar pandangan dan pengalaman terkait tantangan pembangunan di wilayah masing-masing. Berbagai masukan disampaikan, mulai dari strategi pengelolaan lingkungan, perencanaan tata ruang, hingga inovasi dalam pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan.

Rizaldy mengapresiasi keterbukaan DPRD Kota Bogor dalam menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi. Menurutnya, dialog yang jujur dan terbuka merupakan langkah awal yang penting untuk merumuskan solusi yang tepat sasaran.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya proyek fisik yang terealisasi, tetapi juga dari sejauh mana pembangunan tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan.

Harapan Terwujudnya Kerja Sama yang Lebih Erat

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan terjalin kerja sama yang lebih erat antara DPRD Kota Bogor dan DPRD Jawa Barat. Sinergi yang kuat diyakini dapat mempercepat terwujudnya pembangunan infrastruktur yang selaras dengan prinsip pelestarian lingkungan hidup.

Rizaldy menegaskan komitmennya untuk terus mendorong koordinasi lintas daerah dalam setiap perencanaan pembangunan. Ia berharap, kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun wilayahnya secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Di sisi lain, DPRD Kota Bogor berharap agar hasil pertemuan ini dapat segera ditindaklanjuti melalui program-program konkret yang berdampak langsung pada masyarakat. Dengan dukungan penuh dari DPRD Jawa Barat, mereka optimistis berbagai tantangan pembangunan dapat diatasi secara bertahap.

Terkini