Kemenag Tetapkan Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 1447 H Digelar 17 Februari 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:45:57 WIB
Kemenag Tetapkan Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 1447 H Digelar 17 Februari 2026

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia akan menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah pada 17 Februari 2026. Sidang ini menjadi satu tahapan penting yang menunggu umat Islam di Tanah Air karena hasilnya akan menjadi acuan resmi pelaksanaan ibadah puasa di seluruh Indonesia.

Sidang Isbat dan Tujuannya

Sidang Isbat merupakan forum resmi pemerintah yang menyatukan perwakilan berbagai lembaga dan organisasi untuk menentukan awal bulan Ramadan berdasarkan data hisab (perhitungan astronomi) serta hasil rukyatul hilal (pengamatan hilal di lapangan). Sidang Isbat dilaksanakan sebagai bagian dari tradisi dan ketentuan yang berlaku di Indonesia untuk menetapkan tanggal resmi puasa Ramadan setiap tahunnya.

Penyelenggaraan Sidang Isbat kali ini direncanakan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jakarta Pusat, dan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Sidang akan menghadirkan sejumlah pihak yang terlibat dalam penentuan awal bulan Hijriah termasuk perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, perwakilan kedutaan besar negara-negara Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), para ahli falak, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), serta perwakilan Mahkamah Agung.

Rangkaian Kegiatan dalam Sidang Isbat

Sidang Isbat tidak hanya berhenti pada musyawarah. Ada tiga tahapan utama yang biasanya dilakukan sebelum keputusan resmi diumumkan kepada masyarakat. Tahapan pertama adalah pemaparan data hisab astronomi, yaitu laporan posisi hilal yang disusun berdasarkan perhitungan ilmiah tim ahli dari Kemenag. Tahapan kedua melibatkan verifikasi hasil rukyatul hilal yang berasal dari sejumlah titik pemantauan yang tersebar di Indonesia, sebagai bentuk observasi langsung terhadap bulan sabit muda.

Usai dua tahapan tersebut, sidang akan memasuki musyawarah dan pengambilan keputusan akhir. Keputusan ini kemudian akan diumumkan secara resmi kepada masyarakat dan menjadi pedoman pelaksanaan awal Ramadan di Indonesia.

Pemantauan Hilal di Seluruh Indonesia

Bagian penting dari proses sidang isbat adalah kegiatan rukyatul hilal atau pengamatan hilal di berbagai daerah untuk melihat keberadaan bulan sabit yang menandakan masuknya bulan Ramadan. Pada pelaksanaan sidang tahun ini, pemerintah akan memantau hilal di sebanyak 96 lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Informasi hasil pemantauan hilal inilah yang kemudian dibahas lebih lanjut dalam Sidang Isbat sebagai bagian dari bahan pertimbangan sebelum menetapkan awal Ramadan secara resmi.

Selain itu, pemerintah juga berusaha menyesuaikan metode penentuan awal bulan dengan kriteria yang ditetapkan bersama negara-negara anggota organisasi tertentu untuk penetapan penanggalan Hijriah secara umum. Hal ini melibatkan integrasi metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan langsung), sehingga hasilnya dapat diterima secara ilmiah dan agama oleh umat Islam di Indonesia.

Potensi Perbedaan dengan Penetapan Organisasi Keagamaan

Menjelang Sidang Isbat, beberapa organisasi Islam telah lebih dulu menyampaikan prediksi tanggal awal Ramadan berdasarkan metode masing-masing. Salah satu contohnya ialah Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menetapkan bahwa awal Ramadan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026, berdasarkan perhitungan hisab hakiki wujudul hilal. Maklumat penetapan ini tertuang dalam surat resmi organisasi tersebut dan menjadi pedoman bagi anggota Muhammadiyah.

Sementara itu, pemerintah melalui Sidang Isbat tetap akan mempertimbangkan data rukyatul hilal yang dikumpulkan dan musyawarah dengan berbagai pemangku kepentingan sebagai acuan final penetapan awal Ramadan nasional. Potensi adanya perbedaan tanggal awal Ramadan antara pemerintah dan organisasi Islam dapat terjadi dan biasanya hal ini disikapi dengan saling menghormati perbedaan metode yang digunakan.

Imbauan Pemerintah kepada Masyarakat

Menjelang Sidang Isbat, pemerintah mengimbau masyarakat untuk menunggu keputusan resmi yang akan diumumkan setelah sidang selesai. Umat Islam di seluruh Indonesia diharapkan bersabar dan tidak melakukan spekulasi terkait tanggal pasti awal puasa hingga keputusan pemerintah keluar secara resmi melalui Sidang Isbat. Keputusan itu nantinya akan menjadi acuan bagi seluruh masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 H.

Terkini