KSPN

Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Berlaku Mulai 4 Februari 2026

Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Berlaku Mulai 4 Februari 2026
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Berlaku Mulai 4 Februari 2026

JAKARTA - Layanan Bus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) rute Malioboro–Pantai Parangtritis kembali beroperasi mulai Rabu, 4 Februari 2026.

 Tarif sekali perjalanan yang dipatok sangat terjangkau, yakni Rp12.000, menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Kehadiran bus ini memberikan alternatif transportasi praktis tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.

Pengelolaan bus dilakukan oleh Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama PO Sinar Jaya. Skema perjalanan diatur langsung dari Malioboro menuju Pantai Parangtritis dan sebaliknya, yang memangkas waktu perjalanan. Selain itu, pengaturan ini meningkatkan kenyamanan para penumpang yang ingin berwisata ke kawasan pantai selatan Bantul.

Keberadaan Bus KSPN juga merupakan bagian dari upaya penguatan sistem transportasi publik yang ramah lingkungan. Layanan ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas menuju destinasi wisata utama, terutama saat hari libur dan musim kunjungan wisatawan.

Jadwal Teratur Mendukung Mobilitas Wisatawan

Pola keberangkatan bus KSPN disusun merata sejak pagi hingga sore hari agar sesuai dengan kebutuhan wisatawan lokal dan luar daerah. Jadwal yang teratur ini memberi wisatawan fleksibilitas dalam menentukan waktu kunjungan ke Pantai Parangtritis. Keberadaan bus dengan interval waktu yang konsisten juga memudahkan wisatawan merencanakan perjalanan mereka secara lebih efektif.

Berikut jadwal operasional Bus KSPN Malioboro–Parangtritis pada Rabu, 4 Februari 2026: dari Malioboro ke Parangtritis pukul 07.30, 08.30, 09.30, 11.00, 13.00, dan 14.30 WIB. Dari Terminal Pantai Parangtritis menuju Malioboro berangkat pukul 09.00, 10.00, 11.00, 14.00, 15.30, dan 17.00 WIB.

Dengan jadwal yang tersebar merata sepanjang hari, Bus KSPN Malioboro–Parangtritis menjadi pilihan transportasi wisata yang efisien dan ekonomis. Layanan ini mendukung pergerakan wisata yang tertib, nyaman, dan berkelanjutan di kawasan pantai selatan Bantul.

Bus KSPN Sebagai Solusi Transportasi Ramah Lingkungan

Bus KSPN tidak hanya melayani sebagai sarana mobilitas wisata, tetapi juga sebagai bagian dari transportasi publik ramah lingkungan di kawasan pariwisata strategis nasional. Penggunaan moda transportasi umum ini diharapkan mengurangi polusi dan kemacetan di kawasan yang ramai dikunjungi.

Kepadatan lalu lintas menuju Pantai Parangtritis terutama saat musim liburan menjadi masalah yang perlu diatasi. Bus KSPN hadir sebagai solusi untuk mengurangi volume kendaraan pribadi, sehingga membantu menjaga kelestarian lingkungan sekitar kawasan wisata.

Selain itu, keberadaan bus ini memperlihatkan keseriusan pemerintah daerah dan pengelola dalam menghadirkan transportasi yang mendukung konsep pariwisata berkelanjutan. Hal ini sekaligus menjadi contoh nyata pengembangan transportasi hijau yang ramah lingkungan.

Pengalaman Wisatawan dengan Bus KSPN

Wisatawan yang menggunakan layanan Bus KSPN Malioboro–Parangtritis merasakan kemudahan dan kenyamanan saat perjalanan. Mereka mengapresiasi tarif yang murah sekaligus jadwal keberangkatan yang mudah diakses. Hal ini mendorong meningkatnya minat wisatawan menggunakan transportasi umum untuk perjalanan wisata.

Seorang wisatawan lokal mengatakan, “Saya senang sekali dengan adanya bus ini, tarifnya terjangkau dan jadwalnya tepat waktu. Saya jadi lebih mudah merencanakan perjalanan tanpa khawatir macet di jalan.” Pernyataan ini menggambarkan antusiasme pengguna bus yang puas dengan layanan KSPN.

Pengelola bus dan Dinas Perhubungan DIY juga terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan untuk kenyamanan penumpang. Mereka berharap semakin banyak wisatawan yang menggunakan moda transportasi ini sehingga mendukung kelancaran wisata dan pengurangan kendaraan pribadi.

Mendukung Pengembangan Pariwisata Bantul secara Berkelanjutan

Bus KSPN Malioboro–Parangtritis merupakan salah satu upaya penting dalam pengembangan pariwisata Bantul yang berkelanjutan. Transportasi publik yang efisien dan terjangkau diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas kawasan wisata.

Dengan layanan ini, pemerintah daerah berharap kunjungan wisata ke Pantai Parangtritis bisa berlangsung tertib dan nyaman tanpa menimbulkan masalah lalu lintas. Diharapkan pula pengelolaan transportasi yang baik dapat memperkuat citra Jogja sebagai destinasi wisata yang ramah lingkungan dan nyaman bagi wisatawan.

Selain itu, sinergi antara Dinas Perhubungan DIY dan PO Sinar Jaya menunjukkan komitmen bersama dalam mengembangkan sektor pariwisata dengan memperhatikan aspek kenyamanan dan keamanan. Hal ini akan menjadi pijakan penting dalam menghadapi pertumbuhan kunjungan wisatawan di masa depan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index